Depok,— Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, PT Karabha Digdaya (PT KD) sukses menyelenggarakan Kadaya Bootcamp Vol. 2 Tahun 2025 dengan tema “Langkah Pemuda Menuju Kemandirian.” Kegiatan ini diikuti oleh 27 peserta muda dari Jakarta, Bogor, dan Depok, dan dilaksanakan di kawasan Cijeruk, Sukabumi, Jawa Barat. Acara ini menjadi wadah pembekalan generasi muda untuk memperkuat semangat kewirausahaan, komunikasi strategis, dan kolaborasi produktif menuju kemandirian ekonomi dan sosial.
Direktur Utama PT Karabha Digdaya, Trisnadi Yulrisman, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan.
“Kami percaya, bangsa yang kuat adalah bangsa yang pemudanya memiliki daya juang dan kemandirian. Kadaya Bootcamp kami rancang bukan hanya sebagai pelatihan, tetapi sebagai ruang pembentukan karakter , tempat di mana peserta belajar berpikir kritis, berani mencoba, dan menumbuhkan keyakinan bahwa masa depan bisa dibangun dengan tangan sendiri,” ujar Trisnadi.
Ia menjelaskan, semangat Hari Sumpah Pemuda yang menjadi latar kegiatan ini sejalan dengan nilai-nilai perusahaan dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan.
“Semangat Sumpah Pemuda harus dimaknai sebagai ajakan untuk berbuat nyata. Kami ingin kegiatan ini menjadi momentum bagi anak muda untuk memahami bahwa kemandirian dan inovasi bukan hanya idealisme, tapi juga bentuk kontribusi konkret terhadap bangsa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Trisnadi menekankan pentingnya kolaborasi lintas bidang sebagai kunci menuju Indonesia Emas 2045. “Tidak ada kemajuan tanpa kolaborasi. Karena itu, kami menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang ; pengusaha, akademisi, praktisi hukum, dan media dengan agar peserta bisa melihat bahwa kemandirian bukan berarti berjalan sendiri, tapi mampu bekerja sama dan memberi manfaat bagi banyak pihak,” tuturnya.
Kegiatan Kadaya Bootcamp Vol. 2 menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif, antara lain:
• Pimpinan Perusahaan, yang berbagi pengalaman dalam kepemimpinan dan profesionalisme,
• Pengusaha ekspor (UMKM), yang menuturkan perjalanan menembus pasar luar negeri,
• Pengusaha agribisnis, yang mengajarkan pentingnya inovasi di sektor pangan,
• Akademisi dari Universitas Pancasila, membahas peran pemuda dalam perubahan sosial,
• Praktisi hukum, yang memberikan pemahaman dasar hukum berbisnis, dan
• Perwakilan media dari IJTI Korda Depok, yang melatih peserta membangun kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi publik.
Tujuan utama kegiatan ini meliputi:
• Membangkitkan semangat kewirausahaan di kalangan pemuda,
• Membekali peserta dengan pengetahuan praktis dan wawasan strategis,
• Menumbuhkan jejaring kolaboratif antar pemuda, serta
• Menjadikan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum refleksi bahwa kemandirian dan inovasi adalah bentuk nyata kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.
Selain pelatihan utama, peserta juga mengikuti kegiatan sosial berupa aksi bersih-bersih di aliran Sungai Cisadane yang berada di sekitar lokasi kegiatan di Sukabumi. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus pembelajaran langsung bagi peserta tentang tanggung jawab sosial.
Sekretaris Perusahaan PT Karabha Digdaya, Priambodo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya pelatihan, tetapi juga bentuk pembentukan karakter melalui tindakan nyata.
“Kami ingin mereka belajar bahwa kemandirian sejati lahir dari kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Saat seseorang bisa memberi manfaat bagi sekitarnya, di situlah nilai sejati kemandirian itu tumbuh,” ujarnya.
Melalui Kadaya Bootcamp Vol. 2, PT Karabha Digdaya menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam pembangunan manusia, khususnya generasi muda. “Kami ingin menjadi perusahaan yang bukan hanya membangun kawasan, tetapi juga membangun manusia di dalamnya. Karena sejatinya, keberlanjutan tidak hanya diukur dari beton dan bangunan, tetapi dari seberapa kuat kita menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, tanggung jawab, dan kemandirian,” tutup Trisnadi.